Kamis, 07 April 2011

kelebihan dan kelemahan penggunaan internet dalam personalia

Rabu, 2 Maret 2011

kelebihan dan kelemahan penggunaan internet dalam personalia

Berwawancara dengan Narasumber
Wawancara atau interview adalah suatu cara mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada seorang informan atau narasumber. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan biasanya disiapkan terlebih dahulu yang diarahkan pada perolehan informasi yang diinginkan. Pada pelaksanaannya, pewawancara dapat mengembangkan pertanyaan-pertanyaan yang telah disusun sebelumnya. Jika ada informasi yang menarik dan perlu diketahui lebih lanjut, pewawancara dapat mengajukan pertanyaan baru di luar konsep pertanyaan yang telah disediakan.
Kelebihan dan Kelemahan Kegiatan Wawancara
·                     Kelebihan Wawancara:
Hasil wawancara secara kualitas dapat dipertanggungj awabkan
1.                   Mempunyai nilai Yang tinggi
2.                  Semua kesalahpahaman dapat dihindari
3.                  Pertanyaan yang telah disiapkan dapat dijawab oleh narasumber dengan penjelasanpenjelasan tambahan
4.                  Setiap pertanyaan dapat dikembangkan lebih lanjut
5.                   Informasi yang diperoleh langsung dari sumber pertama
·                     Kelemahan Wawancara
1.                   Data atau informasi yang dikumpulkan sangat terbatas
2.                  Memakan waktu dan biaya yang besar jika, dilakukan dalam suatu wilayah yang luas
Tahapan dalam Wawancara
Beberapa tahap dalam wawancara, yakni sebagai berikut.
·                     Tahap Pendahuluan atau Pembukaan
Tahap ini merupakan tahap awal untuk memberi kesan yang menyenangkan dan untuk menciptakan suasana yang nyaman sehingga kegiatan wawancara berjalan dengan baik.
·                     Tahap Kegiatan Tanya Jawab
Tahap ini merupakan tahap selanjutnya setelah suasana untuk wawancara telah memungkinkan.
·                     Tahap Penutup
Tahap ini merupakan tahap penyimpulan terhadap masalah yang menjadi pokok perbincangan.
Kita dapat mendengarkan dan memahami informasi yang diberikan oleh narasumber pada tahap tanya jawab. Berdasarkan tanya jawab tersebut, kita pun dapat menyimpulkan hasilnya. Adapun bentuk pertanyaan yang dapat disampaikan, di antaranya:
·                     Pertanyaan terbuka, yakni pertanyaan yang menghendaki jawaban yang luas dan bebas.
Contoh: 
Menurut pendapat Bapak, bagaimana kegiatan kesenian yang diadakan ini!
·                     Pertanyaan langsung, yakni pertanyaan yang menghendaki jawaban singkat, dan kadang-kadang dapat dijawab dengan "ya" atau "tidak".
Contoh:
Apakah Bapak pernah mengikuti festival kesenian seperti ini?.
·                     Pertanyaan tertutup, yakni pertanyaan yang membatasi ruang gerak narasumber, bahkan kemungkinan jawabannya telah tersedia.
Contoh: 
Setelnh Bapak sukses menjadi seniman besar, apakah Bapak bersedia membina generasi muda di sini atau terus saja berkarya tanpa ada keinginan untuk membina?
·                     Pertanyaan terpimpin, yakni pertanyaan yang sangat membantu dalam mengetahui sampai sejauh mana narasumber setuju dengan pendapat pewawancara.
Contoh :
Saya melihat di daerah ini banyak sekali potensi kesenian. Apa langkah-langkah yang akan Bapak lakukan untuk mengembangkan potensi tersebut?

Pernahkah kamu melakukan wawancara? Mungkin di antara kamu baru beberapa saja yang pernah melakukannya. Meskipun demikian, kamu tentu pernah bahkan sering menyimak wawancara baik di televisi maupun radio. Pada waktu menyimak wawancara, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, yaitu
1.                   mendengarkan dengan cermat uraian yang disampaikan narasumber,
2.                  mencatat hal-hal penting yang disampaikan narasumber,
3.                  menuliskan informasi yang diperoleh dari narasumber dalam bentuk kalimat singkat.



Kelebihan dan kelemahan penggunaan webcam saat interview
Kelebihan :
1.       Jadi lebih efisien ketika interviewer  tidak bisa menginterview karyawan.




Kelebihan dan Kelemahan Kegiatan Wawancara

·                     Kelebihan Wawancara:
1.                   Hasil wawancara secara kualitas dapat dipertanggung jawabkan.
2.                  Mempunyai nilai yang tinggi.
3.                  Semua kesalahpahaman dapat dihindari.
4.                  Pertanyaan yang telah disiapkan dapat dijawab oleh narasumber dengan penjelasanpenjelasan tambahan.
5.                   Setiap pertanyaan dapat dikembangkan lebih lanjut.
6.                  Informasi yang diperoleh langsung dari sumber pertama.
·                     Kelemahan Wawancara:
1.                   Data atau informasi yang dikumpulkan sangat terbatas.
2.                  Memakan waktu dan biaya yang besar jika, dilakukan dalam suatu wilayah yang luas.



Mengirim CV melalui e-mail adalah hal yang sudah sangat lazim dilakukan di masa sekarang ini. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melamar pekerjaan melalui internet adalah:
Alamat e-mail Anda
Perhatikan apakah alamat ‘e-mail’ Anda terlihat cukup profesional di mata peusahaan. Ingat, Anda sedang melamar pekerjaan bukan ingin bersosialisasi. Biasanya, alamat e-mail yang berupa nama atau bagian nama Anda terlihat lebih serius daripada alamat e-mail dengan kata-kata lainnya. Misalnya:anita.kartika@yahoo.com lebih profesional daripada anitacantik@yahoo.com
Ada kalanya Anda perlu menjaga kerahasiaan usaha pencarian pekerjaan baru ini dari tempat kerja yang sekarang. Jika demikian, gunakanlah alamat e-mail pribadi Anda dan bukan alamat e-mail yang disediakan oleh perusahaan Anda yang sekarang.
Patuhi petunjuk/prosedurnya
Dalam iklan lowongan yang dipasang, ada kalanya perusahaan memberikan petunjuk bagi calon pelamar yang mengirimkan CV-nya. Misalnya, tidak boleh melampirkan dokumen atau hanya menerima lampiran dalam format tertentu atau harus menuliskan kode posisi yang dilamar sebagai subyek e-mail. Ada kalanya perusahaan meminta pelamar untuk mengunjungi ‘website’ mereka dan mengisi formulir lamaran di sana. Dokumen apa saja yang diminta oleh perusahaan tersebut? Luangkan waktu untuk membaca keseluruhan iklan lowongan dengan hati-hati agar Anda tahu persis keinginan perusahaan tersebut. Kegagalan Anda dalam mematuhi petunjuk yang diberikan bisa dianggap sebagai gambaran ketidakmampuan atau kecerobohan Anda. Perusahaan tentunya tidak akan mau menerima karyawan yang tidak mampu mengikuti petunjuk.
Kirim CV yang sesuai
Bila tidak ada petunjuk atau permintaan khusus dalam pengiriman lamaran, kirimlah ‘soft-copy’ CV anda dalam format ‘Word’ dengan ukuran dokumen yang tidak terlalu besar sehingga tidak membebani ‘server’ perusahaan penerima.
Foto Anda sebaiknya sudah dimasukkan ke dalam dokumen CV sehingga tidak terlalu banyak dokumen yang harus Anda lampirkan dalam e-mail Anda. Surat lamaran berisi niatan Anda untuk bergabung di perusahaan tersebut dan ringkasan kualifikasi Anda boleh langsung dituliskan dalam badan e-mail Anda.
Bebas virus dan tanpa sandi (password)
Pastikan bahwa semua dokumen yang Anda kirim bebas virus dan tanpa sandi. Perusahaan penerima tidak akan mau mengambil risiko untuk membuka e-mail yang bervirus. Mereka pun tidak akan mau membuang waktu untuk memecahkan sandi Anda ataupun mengirimkan e-mail kepada Anda untuk menanyakan sandi pembuka dokumen Anda.

 


Kelebihan dan Kelemahan Mengirimkan Lamaran Online

Tak dapat disangkal lagi bahwa adanya internet dengan fasilitas email membuat suatu terobosan baru dalam melamar pekerjaan. Cara konvensional dengan berburu iklan lowongan di koran setiap sabtu dan minggu, untuk kemudian mengirimkan lamaran tertulis melalui pos, perlahan mulai ditinggalkan. 


Memang pada awalnya orang berpikir bahwa prosedur melamar pekerjaan secara tertulis akan musnah seiring dengan memasyarakatnya penggunaan internet. Namun hingga saat ini, iklan lowongan pekerjaan di koran justru semakin banyak dan pengiriman lamaran tertulis tak juga punah.

Segala kemudahan mengirim lamaran online baik melalui email atau dengan proses online apply yang disediakan oleh situs lowongan pekerjaan, pada awalnya disambut dengan sangat antusias. Baik bagi para employer (perusahaan) ataupun pencari kerja. 
Dari sisi pencari kerja, terdapat penghematan luar biasa dimana biaya pos yang mahal dapat ditekan berganti dengan biaya ngenet yang jauh lebih murah. Bagi perusahaan juga begitu, mereka tidak perlu harus tenggelam ke dalam tumpukan dokumen kertas yang berjibun.


Tapi akhir-akhir ini, terjadi kecenderungan bahwa pihak employer kini lebih memperhatikan lamaran yang dikirim dengan cara konvensional. Alasannya, mereka yang mengirimkan lamaran dengan cara ini lebih antusias dan menaruh perhatian terhadap lowongan pekerjaan yang mereka buka. 


Karena menurut para employer, mereka rela membayar lebih mahal, memeras tenaga lebih besar, dan membuang waktu lebih banyak ketimbang mereka yang mengirim lamaran lewat email ataupun online apply yang kerapkali tidak muncul saat panggilan test / wawancara. Sebab mereka yang melamar secara 
online seringkali sekedar iseng-iseng karena saking mudahnya mengirimkan lamaran.


Di lain pihak ada salah seorang HRD pernah berkata bahwa ia lebih suka memanggil calon karyawan yang melamar melalui lamaran tertulis via pos dengan alasan yang sangat sederhana, karena ia tak perlu lagi mencetak softcopy dokumen dari kandidat yang akan ia wawancara.
Kecenderungan ini muncul karena penyalahgunaan kemudahan pengiriman lamaran online oleh para pencari kerja. Main kirim lamaran online tanpa mempedulikan kriteria yang ditentukan oleh pemasang iklan lowongan kerja dan main klik online apply tanpa peduli apakah ybs mau hadir dalam wawancara atau test.
Oleh karena itu, gunakan dengan bijak kemudahan teknologi sehingga tidak membuat orang merasa dirugikan.

Keuntungan Melamar Kerja Via Internet


Franz Dirgantoro – Jobstreet.com
Banyak sekali keuntungan baik dari sisi pencari kerja maupun dari perusahaan untuk melamar atau mengiklankan lowongan di situ kerja. Berikut kelebihan - kelebihan untuk pencari kerja :
·                     Mengirim lamaran dengan mudah, cepat dan langsung diterima oleh perusahaan dalam ukuran detik
·                     Menerima pemberitahuan otomatis untuk lowongan – lowongan yang cocok dengan resumenya
·                     Situs kerja www.jobstreet.commenyediakan juga fasilitas melamar otomatis untuk anggota – anggotanya via SMS
·                     Efisiensi waktu dan Biaya
Untuk bisa mendaftar di situs kerja diperlukan alamat email, karena komunikasi yang biasa digunakan di dunia virtual adalah dengan alamat email. Pemberitahuan lowongan yang cocok dikomunikasikan via email, panggilan wawancara via email pun perlu mencantumkan alamat email. Email bisa dibuat di penyedia email gratis seperti yahoo.com, hotmail.com dan lainnya.

 
( Gede Hindu Septiawan )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar